Sekolah bersama anak usia SD di New South Wales (Primary School, mulai dari registrasi sampai homework)

Intermezo… Di awal bulan Ramadhan di tahun 2015 dengan kemurahan-Nya Allah mengumpulkan kami bertiga untuk kemudian sama2 sekolah di kota Wollongong. Kesempatan yang mungkin jarang diberikan karena sangat lazimnya istilah “no pain no gain”: cerita seorang emak harus rela berpisah dengan anak/pasangan untuk melanjutkan sekolah”. Ini saya banget 6 bulan sebelumnya dan istilah tersebut jadi gak berlaku lagi mulai saat itu, alhamdulillah. Berikutnya akan saya tuliskan pengalaman sekolah anak, insyaAllah yang ini agak komprehensif dari pada sekedar status di linimasa saja.

Pendaftaran (Paperwork/ urus2an dokumen)

NSW, kenapa kok lingkupnya hanya NSW? Karena di Australia urusan pendidikan diserahkan ke masing-masing state. Jadi ibaratnya si kementerian pendidikannya itu ada sendiri-sendiri. Seperti misalnya di Victoria, usia 5 tahun masuknya ke Preprimary, sedangkan di NSW masuknya ke kelas Kindergarten, rata-rata usia wajib masuk sekolah sih tetep sama-sama di umur 5 tahun juga. Nah daftarnya juga beda, untuk ke NSW saya mengurus pendaftaran via email ke TempVisa@det.nsw.edu.au email resmi dari Temporary Resident Program yang melayani pemegang visa temporary (termasuk international student).

Sewaktu saya mengurus visa keluarga, “Confirmation of Placement” untuk sekolah anak sudah diminta sebagai salah satu persyaratan visa dependant. Persyaratan dilihat dari usia/tanggal lahir anak yang akan berangkat apakah sudah 5 tahun atau belum per Januari, applynya cuma email2an aja isi aplikasi yang dikirim sama temporary resident program ini, lalu discan dan dikirim balik. Terus kalau berangkat belum 5 tahun tapi pas nyampe ke Australia ternyata udah termasuk yang wajib sekolah, mengurus placement bisa dengan mendatangi sekolah terdekat dengan domisili.

PlacementContoh dokumen confirmation of placement

Cari lokasi sekolah sudah bisa dilakukan sebelum kedatangan

Di proses placement ini udah diminta ada domisilinya untuk diisi di form. Kita bisa menghubungi orang Indonesia yang sudah settle di Australia untuk pinjam alamatnya, kira2 yang nanti kita akan tinggal satu suburb karena itu yang nanti jadi dasar ke sekolah mana nanti dapet placementnya. Ini gunanya agar kita bisa research dulu kira2 yang mana sekolah yang akan kita tuju nanti. Bisa dicari dari sinihttp://www.decinternational.nsw.edu.au/search/schools

Setiap sekolah disini ada websitenya dan punya aplikasi mobile, download aja namanya “Skoolbag”.  Parent friendly dan informative pokoknya. Sip deh lengkap banget kontennya, update ngasih info dan reminder tentang event2 dan pengumuman di sekolah.

skoolbag

Screenshot aplikasi skoolbag

Alokasi mutlak harus berdasarkan domisili, artinya sekolah dengan jarak terdekat dengan rumah. Terus kenapa kok gak kayak di Indonesia aja, kan cenderung pada hunting kuota sekolah2 unggulan, dan jarak tempuh ke sekolah bukan jadi pertimbangan. Padahal dipikir-pikir kasian bener anak kecil udah disuruh ke sekolah yang bikin capek di jalan. Penjelasannya, disini semua public school udah sama standarnya.. jadi gada bedanya lagi gak pake embel2 sekolah unggulan. Kecuali ada juga private school yang lebih menekankan ke agama, kebanyakan yang sering saya lihat itu Catholic atau kalau di Sydney banyak terdapat Islamic school.

Biaya Sekolah disini gimana? Mahal nggak?

Sebenernya hal ini yang saya cari tahu duluan sebelum yang lain, karena ini menyangkut hidup matinya rekening yang menopang beasiswa saya hehe.. Anak dibawah 5 tahun berarti belum wajib sekolah. Dan kalau dimasukkin ke childcare atau pre-school artinya bayar. Untuk Azkia yang datang pas di umur 5 tahun lewat 6 bulan kami cukup beruntung karena dengan diwajibkan sekolah, jadinya gratisan di sekolah negeri. Nah tapi untuk NSW, public school yang digratiskan itu adalah untuk anak dari orangtua yang research atau dari orangtua yang disponsori oleh AUSAID/defence:“..only international students enrolled in a doctoral degree, or receiving a fully funded scholarship from an Australian university or the Australian government, are exempt from payment of the fees”.

Teman kami sesama orangtua di NSW dengan program kuliah coursework membayar sejumlah AUD 1250 per term (setelah dipotong diskon karena international student). One term = 10 week. Dalam satu tahun ada 4 term ( term di Indonesia mungkin sama istilahnya dengan triwulan). Berarti setahun untuk international student totalnya AUD 5000. Itu diluar seragam dan biaya-biaya event misal excursion.

Saya pernah juga menanyakan teman yang anaknya pre-school di Melbourne, bayarnya: application fee sejumlah AUD 12.5 ke council & placement fee sejumlah AUD 30 ke sekolah,  lalu per-termnya AUD 435. Public schoolnya kalau yang bayar, mencapai AUD 8900 untuk setahun.

Seragam, karena sepotong kaos lengan panjang saja AUD 35 dan tunik dress 49 (tbeneran deh setelah lama disini itu pasti kangen pusat perbelanjaan macem tanahabang/thamrin city hehehe), maka waktu pertama kali masuk sekolah saya tanya ke office sekolah apakah mereka ada stock baju second, dan di Gwynneville ada tuh satu lemari. Dijual hanya AUD 5 saja sepotong atasan, tergantung kepudaran warnanya saja dan memang disini bajunya kuat-kuat, walaupun belel atau pudar dikit kalau saya sih gak masalah. Sebenarnya lebih gampang cari sendiri di toko karena gak mesti pake model yang sama, asal warna senada. Bawahan celana atau rok cari sendiri bisa dapet yang AUD 10an.

20098_10153525152364516_83033795798380972_n

Kiri untuk seragam kaos, kanan untuk dress

Gwynneville

*Masalah seragam disini gak dibikin susah… Azkia pun tetap diperbolehkan mengenakan jilbab, karena orang oz mengusung anti diskriminasi. Disini komplen dikit apalagi masalah SARA dan bullying langsung ditindaklanjuti, sepertinya aturan untuk ini tegas, bener2 ditegakkan baik di kampus, sekolah dan tempat umum.

Peraturan Sekolah & Imunisasi

Pernah ada satu surat edaran dari sekolah: “A person has diagnosed with pertussis, watch out for the symptoms of pertussis in your child, especially over the next weeks“. Sebelum berangkat ke Australia ada yang wanti2 kalau segala penyakit di sekolah penularannya sangat singkat, walaupun di Indonesia ya sama juga seperti itu, tapi sekolah disini aware banget menangani penyakit atau alergi (anak bule disini banyak yang alergi kacang, peanut is prohibited in lunchbox) sampe katanya anak2 yg terjangkit harus dikarantina  ?. Baru masuk sekolah lagi klo bener2 sembuh. Bahkan sampai masalah kutu rambut. Sebelum berangkat dulu ada yang menyarankan udah bawa Peditox dari Indonesia. Eh tapi Azkia alhamdulillah mau tetap pakai jilbab seperti disekolah Raudhatul athfalnya dulu.
Semua siswa dipastikan sudah diimunisasi. Kita pun diminta untuk menyerahkankan record imunisasi anak dari mulai lahir, pada waktu mendaftar sekolah pertama kali. Saya membuat format sendiri, dan format untuk immunization record ala saya ini diperbolehkan.

immunisation

Contoh format immunisation record

Lunchbox direkomendasikan sekolah untuk selalu ada raw food (buah atau yoghurt wajib ada). *Semoga Azkia sehat2 terus ya nak… Mama sama papa selalu perlu kesediaan Azkia buat “setay setrong” sampe akhir masa kuliah ini. Dengan kita semua sehat, kita bisa menempuh semester demi semester sampai tuntas.

Waktu masuk dan liburan (Terms)

Karena tadi sudah dijelaskan bahwa 1 term itu sama dengan 10 week, jadi saya langsung kasih tabel ini aja ya

2015 2016
1st Term Tues 27 Jan – Thurs 2 April Wed 27 Jan – Fri 8 April
2nd Term Mon 20 April – Fri 26 June Tues 26 April – Fri 1 July
3rd Term Mon 13 July – Fri 18 Sep Tues 19 July – Fri 23 Sep
4th Term Tues 6 Oct – Fri 18 Dec Mon 10 Oct – Tues 20 Dec

NSW School Term

Antar term di term pertama, kedua, dan ketiga dikasih break (libur) selama 2 minggu. Setelah term keempat baru deh ada libur panjang, lamanya hampir 2 bulan karena musim panas dan Christmas. Dilihat tari table dan berdasarkan pengalaman kemarin, anak-anak sekolah masuk setelah Australian Day di tanggal 26 Januari. Hari pertama masuk sekolah gak mesti hari Senin.

Bell times, Library Day & Homework

School Commence          : 9:10 am

Lunch                              : 11:10 am to 11:50 am

Recess                            : 1:25 pm to 1:55 pm

School Concludes           : 3.10 pm

Di Gwynneville lonceng sekolah berbunyi jam 9.10 pagi tapi karena itu pula jadinya bubar sekolahnya jam 15.10. Sekolah lain di Wollongong seperti misalnya di Mount Osley dan Demonstration School masuk 09.00-15.00. Mungkin kebijakan ini diambil sekolah Azkia karena bis sekolahnya ngedrop anak Gwynneville paling akhir setelah nganter dulu ke Keira public school. Bis sekolah disediakan untuk antar jemput, kita tinggal stand by di halte sesuai jadwal rutenya si bis dan jangan lupa bawa kartu Opal for student.

Ada Library day seminggu sekali, masing-masing siswa diminta untuk bawa library bagkarena buku dipinjamkan untuk dibawa ke rumah. Jadi PR untuk kelas 1 sih ya masihreading book aja, bukunya disediakan sesuai level dan di perpustakaan sekolah atau bebas juga jadi member di city library. Sepertinya di Year-1 (SD Kelas 1) lebih ditekankanliteracy ketimbang arithmetic.. Soalnya PR-nya yang seminggu sekali dikumpul itu, semuanya spelling, belum ada PR matematikanya.

Kantin sekolah

Kantin di sekolah gak setiap hari ada, biasanya hanya menerima order hari Kamis dan Jumat saja. Makanannya hanya dideliver sewaktu lunch saja sesuai formulir isian, satu paketnya AUD 6. Yang melayani kantin juga adalah para orangtua siswa yang bersedia menjadi volunteer. Untuk siswa yang muslim disediakan makanan halal, itu karena sekolah ini multikultural jadi sudah terbiasa special request seperti ini.

Keterlibatan orangtua (parent involvement) sebenarnya banyak, yang saya ngerti salah satunya selain volunteer ada juga P&C.. Semacam komite orangtua yang ikut menentukan banyak kebijakan sekolah. Sayangnya karena saya kuliah dan keterbatasan waktu jadi gak ikut meeting2nya. Hanya ikut parent meeting sama teacher di awal term ini aja.

primary school

Penguasaan Bahasa

Anak usia TK dan SD mencengangkan banget lo mereka dalam belajar bahasa yang baru. Justru mereka bisa lebih fasih, plus bonus logat dan juga slanknya.. Mungkin beberapa minggu pertama mereka hanya diam saja tapi sebenarnya menyerap cepat kosakata dari teman sebayanya.

Coba lihat nanti setelah anak bersekolah 6bulan saja, mereka akan casciscus dan malah memperbaiki pronounciation emaknya (belepotan, maklum lidah sunda) hahaha.. Kenapa begitu, sepertinya kita orang dewasa kalau disuruh ngomong bahasa lain itu adalah terjemahan dari pikiran kita yang berbahasa ibu lalu baru  ditranslate kemudian ya, begitu deh jadinya?

Apalagi ya? Tadinya mau nulis tentang pergaulan disini karena lagi heboh2 ttg LGBT, ah tapi itu nanti saja, lagipula saya belum melihat itu di sekolah (kalau di kampus  iya dan kampus memang support itu),  Mungkin cukup sekian dulu, kalau ada tambahan akan saya update?

Tulisan asli dimuat di: https://imaapriany.wordpress.com/2016/02/24/sekolah-bersama-anak-usia-sd-di-new-south-wales-primary-school-mulai-dari-registrasi-sampai-homework/

Jika ingin melihat komentar lainnya, bisa mengunjungi situs tersebut.

Sekolah bersama anak usia SD di New South Wales (Primary School, mulai dari registrasi sampai homework)

One thought on “Sekolah bersama anak usia SD di New South Wales (Primary School, mulai dari registrasi sampai homework)

  1. […] Pendidikan dasar dimulai saat anak berusia enam tahun, terdiri dari kelas 1 s.d 7, pendidikan menengah bawah terdiri atas kelas 8 s.d. 10, dan pendidikan menengah atas (setingkat college) terdiri atas kelas 11 s.d. 12. Biaya pendidikan bervariasi antar negara bagian, umumnya pendidikan di public schools tidak dipungut biaya. Tahun akademik diawali pada bulan Januari atau Februari, serta berakhir di akhir tahun. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *